Temu Kader Jumantik

RS ISLAM JAKARTA PONDOK KOPI

&

KELURAHAN PONDOK KOPI

Foto1

Meski penyakit demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi momok yang menakutkan bagi warga Jakarta, namun ada hal yang menggembirakan bahwa korban jiwa akibat penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti itu semakin berkurang setiap tahunnya.

Hal itu tidak lepas dari upaya tak kenal lelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang mencanangkan program Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang setiap Minggu-nya bertugas memantau

perkembangbiakan jentik nyamuk mematikan  ini di setiap pemukiman warga. Selain mencanangkan pemberantasan sarang nyamuk DBD dengan membentuk Jumantik, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan dana operasional bagi para Jumantik yang tersebar di seluruh kelurahan di DKI Jakarta.

 

RS Islam Jakarta Pondok Kopi  sudah ketujuh kalinya menjadi penyelenggara Temu Kader Jumantik, harapan kerja bareng seperti ini terus berlanjut dan dapat dikembangkan untuk program lain  ungkap dr. Hj. Atikah M.Zaki, MARS saat memberikan sambutan mewakili Direksi RS Islam Jakarta Pondok Kopi 16 Juli 2010.

 

Foto2Ungkapan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk RS Islam Jakarta Pondok Kopi yang telah memfasilitasi terselenggaranya acara Temu Kader Jumantik dengan harapan hal seperti ini dapat dilakukan tidak hanya untuk temu kader jumantik, ungkap Bpk Adi sebagai wakil dari Kelurahan Pondok Kopi.

 

Acara temu kader jumantik diikuti lebih dari 75 kader  termasuk petugas dari RS Islam Jakarta Pondok Kopi. Ia berharap, program Jumantik dapat berjalan baik dan berlangsung secara berkesinambungan guna memberantas penyakit demam berdarah. Humas & legal